1.
Menurut J.C. Denyer,
(1973). Office management is the directing and controlling of an office
in order to achieve its specified purpose in the most economical way “Manajemen
perkantoran adalah pengarahan dan pengawasan sebuah kantor untuk mencapai
tujuannya yang khusus dengan cara yang sehemat-hematnya”.
2.
J.C. Denyer, (1973). Office
management can thus be defined as the organization of an office to achieve a
specified purpose and to make the best use of the personal by uing the most appropriate
machines and equipment, the best possible methods, and by providing the most
suitable envoronment “Manajemen kantor dapat dirumuskan sebagai
pengorganisasian suatu kantor untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan untuk
memanfaatkan pegawai dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan mesin-mesin dan
perlengkapan yang paling cocok, metode-metode yang paling baik dan dengan
memberikan lingkungan yang sesuai.
3.
GR Terry, (1974). Office
management can be defined as the planning, controlling, organizing of fice work
and actuating those performing it so as to achieve the determined objectives “Manajemen
kantor dapat dirumuskan sebagai perencanaan pengawasan, pengorganisasian
pekerjaan kantor serta menggerakkan mereka yang melaksanakan pekerjaan kantor
tersebut untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu” .
4.
Littlefield dan
Peterson, The term office management will be used in such a broad sense
in this book; it will be considered to encompass the management of office work
wherever and by whom ever performed. “Istilah manajemen perkantoran akan
dipergunakan dalam arti luas demikian dalam buku ini; manajemen perkantoran
akan dianggap meliputi manajemen daripada pekerjaan kantor dimanapun dan oleh
siapapun dilakukan.”
5.
Edwin Robinson (1953).
Manajemen Perkantoran berkenaan dengan pengarahan dan pengawasan pekerjaan
perkantoran 6.
Institute of Administrative Management
(Anonymous, 2002), Manajemen Perkantoran merupakan salah satu cabang ilmu
manajemen yang memefokuskan pada layanan untuk mendapatkan, mencatat, dan
menganalisis informasi, baik itu merencanakan maupun mengomunikasikannya guna
mengamankan asset organisasi serta mempromosikan layanan administrasi itu
sendiri untuk mencapai tujuan organisasi.Dari
beberapa pernyataan di atas yang menurut saya paling bagus yaitu :
- Menurut J.C. Denyer, (1973). Office management
is the directing and controlling of an office in order to achieve its
specified purpose in the most economical way “Manajemen
perkantoran adalah pengarahan dan pengawasan sebuah kantor untuk mencapai
tujuannya yang khusus dengan cara yang sehemat-hematnya”.
- J.C. Denyer, (1973). Office management can thus
be defined as the organization of an office to achieve a specified purpose
and to make the best use of the personal by uing the most appropriate
machines and equipment, the best possible methods, and by providing the
most suitable envoronment “Manajemen kantor dapat dirumuskan
sebagai pengorganisasian suatu kantor untuk mencapai suatu tujuan tertentu
dan untuk memanfaatkan pegawai dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan
mesin-mesin dan perlengkapan yang paling cocok, metode-metode yang paling
baik dan dengan memberikan lingkungan yang sesuai.
- Institute of Administrative Management (Anonymous,
2002), Manajemen Perkantoran merupakan salah satu cabang ilmu manajemen
yang memefokuskan pada layanan untuk mendapatkan, mencatat, dan
menganalisis informasi, baik itu merencanakan maupun mengomunikasikannya
guna mengamankan asset organisasi serta mempromosikan layanan administrasi
itu sendiri untuk mencapai tujuan organisasi.
pengertian manajemen perkantoran : Manajemen perkantoran adalah suatu kegiatan pengelolaan data dan informasi yangdilakukan secara teratur, sistematik dan terus menerus, mengikuti kegiatan organi-sasi dengan
tujuan mencapai keberhasilan dari tugas
organisasi yang bersangkutan.Pekerjaan kantor atau tata usaha, sering disebut dengan istilah
office work atau clericalwork Yang harus diadakan penataan agar pekerjaan tersebut berjalan dengan baik.Penataan
atau pengelolaan terhadap pekerjaan kantor itu
disebut manajemen perkantoran (OfficeManagement).Manajemen perkantoran dapat dikatakan sebagai kekuatan yang tidak terlihat (tidak terwujud) yang merencanakan, mengorganisasi dan
mengkoorganisasikan manusia, uang, metode,material, mesin
-mesin, dan pasar (GM) dalam pekerjaan kantor serta mengarahkan dan
megawasinya sesuai dengan tujuan
pembinaan, serta tujuan organisasi tercapaiPerincian selengkapnya mengenai lingkupan bidang kerja
manajemen perkantoran telah disusun oleh Charles O. Libbey yang membaginya
dalam sembilan bidang dengan lebih daripada seratus hal sebagai berikut: I. Office
Space (
ruang perkantoran )Space
forecasting
( perkiraan kebutuhan ruang)Space
allotment
( penjatahan ruang )Office
layouts
( tataruang perkantoran )Heating and
ventilating
(pemanasan, peredaran udara)Air
conditioning
( pendinginan udara )Acoustics
( pantulan suara )Painting
( lukisan )Service
facilities
( fasilitas kebersihan )Assembly
rooms
( ruang pertemuan )Safety
factors
( faktor keselamatan )Moving
office
( memindahkan kantor )Alterations
( perubahan-perubahan )Maintenance
( pemeliharaan ) II. Comunications (
komunikasi )Mailing
( pengiriman surat )Messenger
service
( pelayanan pesuruh )Pneumatic
tubes
( pipa hantaran )Telephones
( telepon )Wiring
layout
( susunan kabel )Telephone
dictation
( pendiktean telepon )Interoffice telephone system
( sistem telepon antar kantor )Telegraph and cabel
service
(telegraf dan pelayanan kawat)Bulletin
board
( papan pengumuman )Reception service
( pelayanan terima tamu ) III. Office
personnel
( kepegawaian perkantoran )Selection
( pemilihan )Orientation
( perkenalan )Training
( latihan )Promotion
( promosi )Testing
( pengujian )Turnover
( pergantian )Suggestion
system
( sistem saran )Pooling
employess
( pengerahan pegawai )Tardiness
( keterlambatan )Absenteeism
( persoalan mangkir )Departure
interview
( wawancara pemberhentian )Lunchroom fasilities
( fasilitas ruang makan siang )Morale
( semangat kerjasama )Discipline
( disiplin )Retirement
( pensiun )Rating
( penilaian )Grievances
( pengaduan ) IV. Furniture
and equipment
(perabotan dan perlengkapan)Desk
( meja kerja )Chairs
( kursi )Tables
( meja )Filing
equipment
( perlengkapan arsip )Vaults and
safes
( ruang dan peti besi )Functional furniture
( perabotan fungsional )Warehousing
furniture
( perabotan gudang )Maentenance and
repair
( pemeliharaan dan perbaikan )Reference
equipment
( perlengkapan acuan )Supply cabinets and
shelving
( lemari perbekalan dan rak)Clothing
racks
( cagak pakaian )Library
furniture
( perabotan perpustakaan )Evaluation of new
equipment
( penilaian perlengkapan baru ) V. Appliances
and
machines
( peralatan dan mesin )Typewriters
( mesin tik )Adding
machines
( mesin tambah )Billing
machines
( mesin faktur )Bookkeeping
machines
( mesin pembukuan )Calculating
machines
( mesin hitung )Dictating
equipment
( perlengkapan dikte )Mailing
equipment
( perlengkapan kirim surat )Visible
appliance
( peralatan terlihat ) VI. Supplies
and
stanionery
(perbekalan & keperluan tulis)Stationary
items
(barang keperluan tulis)Letterheads
( kertas surat )Forms
( formulir )Janitorial supplies
( perbekalan kebersiahan )Reproduction supplies
( perbekalan penggandaan )Evaluating of new
supplies
( penilaian perbekalan baru ) VII. Methods
( metode )Data
processing
(pengolahan keterangan )Office
survey
( penyelidikan perkantoran )Measurement of clerical
output
( pengukuran hasil kerja tulis )Sceduling of
routines
( penjadwalan prosedur tulis )Charting
procedures
( prosedur pembaganan )Use of
films
( pemakaian film )Statistical analysis
( analisis statistik ) VIII. Records
( warkat )Form
coordination
( pengkoordinasian formulir )Form design
( perencanaan formulir )Correspondence
service
( pelayanan surat-menyurat )Form
letters
( pola surat )Letterwriting reviews
( peninjauan surat-menyurat )Typing
pools
( ruang terpusatkan kerja tik )Reporting
methods
( metode pelaporan )Surveys
( penyelidikan )Disposal of
record
( penyingkiran warkat )Microfilming
( pembuatan film kecil )Retention
schedules
( jadwal penyimpanan )Archival practices and
storage
( praktek kearsipan ) IX. Executive
controls
( kontrol pejabat pimpinan )Organization
planning
( perencanaan organisasi )Centralization or decentralization
( pemusatan
layanan )Budgetary
planning
( perencanaan anggaran )Forecasting
( penaksiran )Instruction manual
( buku petunjuk kerja )Conferences
( konferensi )Replacement
training
( latihan pemindahan tugas )Job analysis
( analisis tugas pekerjaan )Salary
standardization
( pembakuan gaji )Dari perincian diatas ternyata cukup luas ruang lingkup
bidang kerja manajemen perkantoran yang perlu dipikul oleh seorang petugas atau
satuan organisasinya. NAMA : MICHAEL JONATHANNPM : 243TUGAS : MANAGEMENT PERKANTORAN